Kamar 1808 dan Densus 88

kamar-1808GENAP seminggu setelah pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Jakarta, mestinya polisi sudah selesai memeriksa secara detail seluruh sidik jari di kamar 1808 Hotel JW Marriott. Juga pasti sudah bisa disimpulkan ada berapa orang yang tinggal di kamar itu sejak 15 Juli atau tiga hari sebelum pengeboman. Bahkan, pasti juga sudah diketahui berapa orang yang keluar dan masuk kamar tersebut..

Tentu sidik jari itulah, yang akan menjadi kunci banyak hal : berapa orang yang terlibat langsung, berapa sidik jari yang cocok dengan nama-nama yang selama ini sudah diincar polisi, berapa sidik jari yang tergolong orang baru di jaringan ini, dan seterusnya. Baca Selengkapnya >>>

Advertisements

Bom Mega Kuningan Diduga Kuat Aksi Teroris

geganaLedakan yang terjadi tanggal 17 Juli 2009 di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dinyatakan berasal dari bahan peledak high explosive. Ledakan ini menimpa Hotel JW. Marriot dan Hotel Ritz Carlton. Pengamat berpendapat aksi pengeboman ini merupakan tindak terorisme yang secara terbuka ingin menantang kewibawaan pemerintah. Pasalnya, Hotel JW Marriott sebelumnya sudah pernah menjadi sasaran pengeboman pada 2003. Selain itu ditemukan juga potongan tubuh manusia yang diduga milik pelaku bom bunuh diri. Baca Selengkapnya >>>

Ledakan Bom Di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW. Marriott

ledakan bomPada hari ini tanggal 17 Juli 2009 sekitar pukul 07.50 terjadi ledakan besar di Hotel Ritz Carlton, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Menurut beberapa saksi mata, ledakan terjadi sedikitnya dua kali yang kemudian disusul dengan bubungan asap hitam. Diduga ledakan berasal dari lt.3 hotel. Saksi lain mengatakan ledakan juga terjadi di dekat Hotel JW Marriot. Polisi dan mobil dari Gegana sudah ada di tempat. Mobil ambulan berkali-kali mengangkut para korban dari lokasi kejadian. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Ledakan yang terjadi di dua hotel di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7), diwarnai asap tebal yang membubung tinggi ke langit. Seorang saksi mata yang merupakan pegawai hotel yang mengalami ledakan, Anjani mengatakan semua karyawan diperintahkan untuk keluar. Petugas keamanan yang menyuruh evakuasi mengatakan bahwa terdapat ledakan bom. Menurut Anjani, evakuasi dilakukan dengan cepat dan para pegawai keluar dengan terburu-buru. Baca Selengkapnya >>>