Install WordPress di Localhost

Menginstall WordPress di localhost atau menginstall di komputer secara offline memang sangat diperlukan saat kita ingin melakukan percobaan-percobaan dengan blog WordPress sebelum diupload pada hosting. Sebelum online dan bisa diakses jutaan orang di dunia, kita wajib menguji coba blog kita dahulu.

Ada banyak cara untuk mempercantik blog kita, salah satunya adalah dengan menggunakan theme yang gampang penggunaannya. Untuk mendapatkan Theme yang user friendly dan elegan, perlu adanya beberapa pembenahan, misalnya warna, ukuran, tata letak, dan lain sebagainya..

Untuk melakukan hal tersebut, kita memerlukan waktu yang lama, karena harus mengutak-atik script-script yang dapat dibilang agak rumit. Bagi blogger yang mempunyai koneksi internet sendiri di rumah, hal tersebut mungkin tidak menjadi masalah, tapi bagi Blogger yang biasa melakukan aktifitas blogging di warnet, tentunya akan menghabiskan banyak waktu & uang. Untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat menginstall wordpress ke PC kita yang ada dirumah secara offline. Yang untuk selanjutnya dapat digunakan untuk mengutak-atik themeblog kita, dan jika sudah jadi, barula kita upload di webhosting kita.

Yang kita butuhkan untuk menginstall WordPress ke Harddisk / Komputer kita secara offline adalah :

  • Space pada hardisk.
  • Program bernama “XAMPP” versi Windows (versi linuxnya juga ada) yang dapat di download dari sini.
  • WordPress yang dapat di download dari sini.

INSTALASI XAMPP

Setelah mendowload Xampp dari situ resminya (disarankan versi terbaru), jalankan file tersebut sehingga proses instalasinya dimulai. Instalasi dilakukan seperti menginstall program secara biasa.

Setelah instalasi selesai, jalankan Control Panelnya (Xampp Control Panel Application) yang terletak pada direktori dimana kamu menginstall Xampp dengan file bernama “xampp-control”..

Beri tanda centang pada box di sebelah kiri Svc Apache dan Svc MySql.

Jalankan Layanan Apache dan MySql dengan cara meng-klik tombol Start yang masing masing berada di sebelah kanannya, hingga muncul tulisan Running dengan background berwarna hijau.

KONFIGURASI USER MYSQL

Dengan berjalannya Xampp ( Apache & MySQL), maka komputer kita telah berfungsi sebagai local host (server offline), yang dapat kita akses melalui Browser kita, dengan URL http://localhost/.

Jika proses penginstalan kita benar, maka browser kita akan mengantarkan kita ke halaman interface Xampp (seperti gambar dibawah ini), dan dari situlah kita lakukan konfigurasi-konfigurasi untuk mengistall wordpress. Fungsi dari halaman tersebut mirip dengan Cpanel pada web hosting..

Yang pertama harus dilakukan adalah konfigurasi setting security Xampp. Pilihlah Security, yang berada pada daftar menu (background berwarna orange). Setelah masuk ke halaman Xampp security, klik  link yang berada di bagian tengah halaman, seperti gambar berikut :.

Dengan meng-klik halaman tersebut, kita akan di antarkan ke halaman baru, dimana kita dapat mengubah password untuk akses ke MySQL.

MEMBUAT DATABASE UNTUK WORDPRESS

Setelah kofigurasi security MySQL, hal yang harus kita lakukan adalah membuat database MySQL yang nantinya dapat digunakan untuk menginstall WordPress. Caranya adalah : Buka Browser dan ketikkan http://localhost/. Pilihlah phpMyAdmin yang berada pada daftar menu di halaman interface Xampp. Masukkan Username “root” dan password yang telah kita setting sebelumnya..

Dan dari sinilah kita dapat membuat database baru. Isikan nama database baru kita, dan click tombol create. Sebagai contoh, saya membuatnya dengan nama “wordpress”.

INSTALASI WORDPRESS

Langkah selanjutnya adalah proses konfigurasi WordPress ke Localhost kita. Extract File WordPress-xx.zip (yang telah di download) ke dalam folder htdocs yang berada pada direktori xampp. Setelah proses extract selesai, maka dalam folder htdocs akan terdapat folder baru bernama wordpress. Buka folder wordpress tersebut dan jalankan file “wp-config-sample.php”, dengan text editor (notepad atau wordpad).

Lalu modifikasi 3 baris di file ini, yaitu : DB_NAME, DB_USER dan DB_PASSWORD. Sebagai contoh saya mengubah DB_NAME dengan wordpress, DB_USER dengan root, dan DB_PASSWORD dengan babesajabu. Lihat gambar dibawah ini..

Kemudian simpan file “wp-config-sample.php” yang telah dimodifikasi tersebut pada direktori yang sama (direktori wordpress )  dengan nama “wp-config.php”.

Selanjutnya, buka browser kita dan tulislah alamat http://localhost/wordpress , lakukan proses penginstalan selanjutnya, dengan mengikuti petunjuk yang ada.

Jika proses telah selesai, maka kita akan diberi username “admin” dan password yang telah kita tentukan sebelumnya untuk login ke dashboard wordpress kita lewat http://localhost/wordpress/wp-admin..

SELAMAT MENCOBA

==============

Artikel Lainnya  :

3 Responses

  1. Thanks gan buat tutorialnya, berhasil nih ane coba😀

  2. informais menarik gan terima kasih !
    tapi saya mau tanya nih, saya gal bisa akses phpmyadmin gimana caranya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: