Gempa Sumatera

Sungguh tragis…hanya itu yang dapat saya ucapkan ketika melihat berita di televisi tentang bencana gempa yang terjadi di Sumatera pada tanggal 30 September 2009. Hampir semua pulau sumatera terkena goncangan gempa ini, Padang, Jambi, Bengkulu, Medan, Tanjung Balai Karimun, bahkan sampai ke Malaysia dan Singapore. Dan yang terparah terjadi di Padang, Sumatera Barat. Sampai berita ini saya tulis, sudah ada 500 orang lebih yang meninggal dunia akibat gempa di Sumatera ini. Mereka tersebar di sejumlah kabupaten. Demikian data terakhir dari Satuan Koordinasi dan Pelaksana Provinsi Padang, Kamis (1/10) pukul 11.00 WIB.

gempa padang 30 september 2009
Berdasarkan data itu, di Kota Padang terdapat 144 korban tewas. Namun baru 41 jenazah yang teridentifikasi. Sedangkan 62 orang ditemukan tewas di Padangpariaman. Di Kota Pariaman, ada 14 orang yang tewas. Sementara, korban luka akibat gempa hingga kini mencapai 168 orang. Dan kemungkinan besar jumlah tersebut akan terus bertambah.

Apakah rencana Tuhan terhadap semua bencana ini ??? Apakah sudah demikian parah dosa-dosa manusia di muka bumi ini?

Dalam kesempatan ini, saya mengajak semua saudara-saudaraku untuk bisa lebih mengarahkan hati dan pikiran kita terhadap semua bencana ini. Mari kita renungkan semua yang terjadi di negara kita saat ini. Sampai kapan kita berdiam diri dan bersifat acuh terhadap semua bencana ini ??? Saya jadi teringat salah satu lagu Ebiet G Ade.

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang, engkau tak duduk di sampingku kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Di tanah kering berbatuan

Tubuh ku terguncang di hempas batu jalanan
Hati tergetar menampak kering rerumputan
Perjalan ini pun seperti jadi saksi
Gembala kecil menangis sedih

Kawan coba dengar apa jawabnya
Ketika ia ku tanya “Mengapa?”
Bapak ibunya telah lama mati
Ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut ku khabarkan semuanya
Kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
Tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana

Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

======

Apakah bait terakhir itu benar-benar yang sedang kita alami saat ini ??? Benarkah Tuhan mulai bosan melihat tingkah setiap manusia yang selalu salah dan bangga  dengan setiap perbuatan dosa ??? Mari kita bertanya pada diri kita masing-masing dan senantiasa memanjatkan doa kepada-Nya yang menciptakan kita.

18 Responses

  1. Ini sudah saya bilang berkali2x di situs2x…. bahwa ini adalah salah bangsa yang tidak berterima kasih & membangkang terhadap aturan Allah…. Jangan salahkan Tuhan…. INI ADALAH TEGURAN BAGI ORANG2X YANG BERPIKIR ????

    Sebab utama adalah Pelaksanaan Pemilu yang dipilih Langsung…. orang bodoh & semua ORANG ikut menentukan arah kepemimpinan negara & Bangsa…

    Coba renungi awal mula musibah yang tidak akan berakhir ini adalah semenjak pemilihan presiden LANGSUNG…. saya yakin bila ini diteruskan akan semakin besar Malapetaka yang akan menimpa bangsa ini.

    Coba kalo orang2x pintar itu berkumpul untuk menemukan sosok untuk memimpin negara (yaitu dengan musyawarah…. contohnya seperti Sholat Berjama’ah… untuk memimpin SHALAT yaitu IMAM haruslah orang bacaan Al Qur’an bagus / tartir & hapalannya banyak… Jadi tidak semua orang bisa jadi IMAM)

    Begitu pula dalam memimpin negara ini haruslah dipilih dengan kriteria2x yang mumpuni dalam mengurus negara (tegas & lemah lembut, tegas terhadap hukum bagi yang merugikan negara & pihak lain,… lalu lemah lembut terhadap orang miskin)

    Insya Allah bila ini diwujudkan… Negara ini menjadi Bangsa yang Gemah ripah lohjinawi….

    & BILA MANUSIA TIDAK BERPIKIR JUGA TERHADAP KEJADIAN INI…. MALAPETAKA AKAN SEMAKIN HEBAT… KEJADIAN INI BELUM SEBERAPA……

    INI AKAN BERLANGSUNG TERUS & terus MUSIBAH & SEMAKIN BESAR AZAB TUHAN…. SAMPAI MANUSIA ITU SADAR & KEMBALI KEPADA TUHANNYA….

  2. Assalamu’alikum,
    Allah SWT berfirman“ Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah [2] : 155-157).
    Allah SWT juga berfirman: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al ‘Ankabuut [29] : 2)
    Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Dan hal itu tidak akan diperoleh kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan, maka dia bersyukur. Maka hal itu merupakan kebaikan baginya. Dan apabila dia tertimpa kesusahan maka dia bersabar. Maka itu juga merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim).

    • Assalamu’alaikum,
      Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mari kita semua mendoakan, agar semua korban gempa dikaruniai ketabahan kekuatan dan kesabaran. Bagi korban yg meninggal dunia, semoga diampuni semua dosa-dosanya, amin

  3. Saatnya manusia berkaca…

  4. Inna lillahi wa inna ilahi rojiuun.
    Semoga para korban diterima Allah swt. segala amal ibadahnya dan yg ditinggalkan diberi ketabahan, amin.
    Salam.

  5. info terakhirnya, korban di Padang sudah 300 lebih
    Padang Pariaman sudah lebih dari 200 orang

    semoga ketabahan dan keteguhan iman bagi mereka yang tertimpa musibah

    Saya hanya teringat dengan satu nasehat di Al-Qur’an
    Bencana itu terjadi karena KERUSAKAN yang telah dilakukan umat manusia, tapi… Bisa jadi korbannya adalah orang-orang yang sholeh sehingga mereka menjadi syuhada’. Bisa jadi mereka adalah orang yang bermaksiat sehingga dosa-dosa mereka terhapuskan dan menjadi syuhada’. Tapi bagi orang yang kufur yang tertimpa musibah, sudah terlambat bagi mereka.

    Bukan berarti orang yang tidak terkena bencana adalah orang-orang yang bersih dari dosa. Bisa jadi merekalah yang menjadi penyebab amarah YANG MAHA KUASA. Sedangkan korban adalah orang-orang yang disayangi YANG MAHA PENYAYANG

    Jadi Kita lihatlah diri kita masing-masing. Apakah kita sebagai salah satu faktor yang membuat Alloh marah?

  6. Dibalik sudah memang takdir Illahi
    Memaang negeri ini negeri Rawan Bencana
    “Di pesisir barat P.Sumatera saja ada dua gugusan lempeng (indo australia & eurasia)… didaratnya ada “ring of fire : gugusan gunung berapi”.
    Sudahkah bangsa ini dibekali dgn “Siaga Bencana” agar terminimalisir korban-korban bencana.
    “Turut berduka cita kepada sdr-sdr di Sumatera Barat, semoga tabah & tawakal,,, serta dapat bengkit kembali”
    Salam kenal
    tukeran link yok….:!
    Salam Hangat

  7. Turut prihatin dan berduka atas apa yang meninpah saudara2 kita di Padang

  8. Tuhan kirimkan gempa supaya manusia mendapatkan pelajaran serius. Dan kali ini pelajarannya sudah terbaca. Lain kali mau bikin bangunan lagi, suruh bikin rumah yang tahan gempa.

  9. Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
    Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
    Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita

  10. Ini peringatan dari Tuhan agar kita memperbanyak bekal untuk perjalanan abadi nantinya…

  11. Halo kawan, aku datang membawakan AWARD Persahabatan untukmu, mohon diterima ya… Salam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: