Karyawan Wajib Bugil Tiap Jumat

karyawan bugilSejumlah perusahaan di Indonesia kini telah menerapkan menggunakan batik bagi karyawannya pada setiap Jumat. Namun, hal yang unik justru dilakukan sebuah perusahaan di New Castle, Inggris. Mereka mewajibkan karyawannya untuk menanggalkan seluruh pakaiannya pada setiap Jumat.

Jika perusahaan itu bergerak di industri pornografi mungkin bukan sebuah hal aneh. Namun, Onebestway, nama perusahaan yang menerapkan kebijakan itu, ternyata bergerak di bidang pemasaran dan desain.

Bos mereka, seperti dilansir The Sun yang dikutip Dailymail.co.uk, Jumat (3/7), menilai langkah itu terbukti dapat meningkatkan performa karyawan. Sebab, seperti diakui Manajer Utama perusahaan Sam Jackson, 23, awalnya perusahaan ini terancam bangkrut.

Mereka bahkan sempat melakukan PHK terhadap enam karyawannya sejak terjadi krisis keuangan. Mereka kemudian mendapat saran dari seorang psikolog David Taylor untuk meningkatkan semangat kerja tim di perusahaan itu.

Caranya, perusahaan kemudian menerapkan satu hari penuh di mana setiap karyawan diwajibkan tak mengenakan sehelai benang pun setiap Jumat alias Naked Friday. Hasilnya, kata Jackson, aturan baru ini sukses mendongkrak semangat kerja dan meningkatkan laba perusahaan.

“Ini memang ide brilian. Kami tidak lagi merasa tertekan. Sebab, batasan hubungan di antara karyawan hilang setelah saling berpandangan dalam kondisi tanpa busana. Kami bisa saja mengenakan celana dalam dalam busana. Namun saya mencintai tubuh saya dan tidak merasa malu,” jelas perempuan ini.

Sepekan sebelum diwajibkannya Naked Friday, para karyawan diberi motivasi. Mereka diminta memfotokopi bagian tubuh mereka agar merasa lebih percaya diri.

“David membutuhkan waktu sepekan untuk membangun keberanian kami. Hal ini juga awalnya membuat saya khawatir. Namun, begitu menjalaninya, saya benar-benar merasa nyaman,” aku Jackson.

Sementara itu Air New Zealand, maskapai milik pelat merah New Zealand, menggunakan ketelanjangan dalam bentuk lain. Sejumlah awak pesawat menggunakan kepolosan tubuh mereka untuk memancing perhatian penumpang agar memberi perhatian penuh pada petunjuk instruksi keselamatan dalam penerbangan.

Sebenarnya, tayangan video itu hanya untuk di dalam penerbangan, tetapi akhirnya bocor juga ke internet. Bahkan di situs YouTube langsung diakses 1,2 pemirsa dalam sehari. Dalam tayangan tiga menit itu, semua model yang diperankan oleh karyawan asli Air New Zealand itu memang tidak sepenuhnya telanjang bulat. Tubuh mereka dilukis pakaian seragam. Namun orang tetap tahu bahwa mereka telanjang.

“Kami ingin mencari cara untuk menyampaikan betapa pentingnya memperhatikan instruksi keselamatan sebelum terbang pada penumpang domestic. Caranya harus orisinal, menarik dan menyenangka,” kata Manajer Marketing Air New Zealand, Steve Bayliss.
Pertanyaannya, apakah kemudian penumpang benar-benar memperhatikan peragaan prosedur keselamatan, atau malah memfokuskan pandangan mata pada bagian tubuh pramugari.

Related Post :

15 Responses

  1. pertamaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxxxx liat yg bugil:mrgreen:

  2. Hahaha…semoga Presiden teripilih SBY dan Budiono bisa menerapkan SISTEM KESELAMATAN seperti itu.
    Salam…

  3. waduh..kreatif bgt org luar..smpai buat intruksi aj hrs bugil buat para penumpang perhatiin..mas, link ny udh sy ganti namanya..

  4. Wah buat saya gimana bisa kerja klo kayak gitu
    dan gimana bisa fokus perhatiin instruksi keselamatan.
    ada-ada aja deh….

  5. itu mah dosa mas…

  6. Wong edan, ga punya agama ya gitu deh, menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan materi yang ga seberapa

  7. wau……. new zeland yc… ksna ach..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: