Belajar Dari Anak-anak

Kita bisa belajar banyak dari anak-anak. Banyak orangtua yang hanya ingat bagaimana “mengajari anak”. Akan lebih baik bila mereka juga banyak menghabiskan waktu untuk belajar dari, anak-anak mereka.  Mengapa?

MEREKA TAHU LEBIH BANYAK CARA UNTUK BERSENANG-SENANG DAN TERTAWA

  • Mereka tidak memerlukan banyak hiburan untuk tertawa.
  • Kadang-kadang mereka tidak memerlukan apapun untuk tertawa!
  • Mereka tertawa karena mereka merasa enak/nyaman.

MEREKA SANGAT SPONTAN

  • Anak-anak tidak menganalisis dan menguji segala sesuatu. Kalau begitu, mari kita kurangi berpikir dan lebih banyak bersikap responsif.

MEREKA MUDAH TERPESONA

  • Mereka selalu ingin tahu. Segala sesuatu adalah pengalaman baru yang menakjubkan untuk diresapi.

MEREKA BERSIKAP MENERIMA APA ADANYA

  • Mereka tidak berprasangka. Mereka tidak peduli apakah anda kaya, miskin, hitam atau putih.

MEREKA MEMPUNYAI KEGEMBIRAAN DAN KETEGUHAN HATI

  • Jika mereka menginginkan sesuatu, mereka tak akan menyerah.
  • Kala mereka belajar berjalan, mereka akan terus dan terus berusaha. Mereka jatuh dan bangun, terjerembab dan bangun lagi. Akhirnya mereka bisa berjalan!

MEREKA MEMILIKI IMAJINASI YANG LUAR BIASA HEBATNYA

  • Imajinasi itulah yang membuat mereka mampu belajar, mengingat dan berkembang dengan begitu cepat. Semuanya berawal dari mimpi. Seperti sebuah lagu mengatakan, “Jika kau tak pernah bermimpi, kau tak akan pernah memiliki mimpi yang menjadi kenyataan.”

Peter Elisa Souhoka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: